Notification

×

Iklan

BERITA

Dony Oskaria Tegaskan Dana Koperasi Desa Merah Putih Bukan Berasal dari Danantara

Jumat, 12 Juni 2026 | Juni 12, 2026 WIB Last Updated 2026-06-12T04:56:41Z

Saga News,Jakarta – Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, meluruskan berbagai persepsi yang berkembang di masyarakat terkait keterlibatan Danantara dalam program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih).


Menurut Dony, masih banyak pihak yang menganggap Danantara menjadi sumber pembiayaan program tersebut. Padahal, peran Danantara hanya membantu pemerintah dalam pelaksanaan program, sedangkan seluruh pendanaannya berasal dari pemerintah.


"Perlu dijelaskan bahwa peran Danantara dalam program tersebut adalah membantu pemerintah menjalankan program, tetapi uang yang digunakan bukan uang Danantara. Uangnya adalah uang pemerintah," kata Dony dalam Podcast @BukanKalengKalengID pada Rabu, (10/6/2026).


Ia mencontohkan pembangunan berbagai fasilitas pendukung ekonomi desa, seperti cold storage di kawasan pesisir, yang kerap dikaitkan dengan Danantara setelah Presiden menyebut nama lembaga tersebut dalam sejumlah kesempatan.


Menurutnya, penyebutan Danantara tidak berarti lembaga tersebut mengeluarkan dana untuk membangun fasilitas dimaksud.


"Banyak yang kemudian mengira Danantara yang menyediakan dananya atau membeli fasilitas tersebut. Padahal bukan seperti itu," ujarnya.


Dony menjelaskan, Danantara memiliki sejumlah perusahaan dengan kemampuan dan sumber daya yang dapat dimanfaatkan pemerintah untuk menjalankan program-program strategis nasional. Namun, seluruh pekerjaan yang dilakukan perusahaan-perusahaan tersebut tetap dibayar oleh pemerintah sesuai mekanisme yang berlaku.


Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa tujuan utama Koperasi Desa Merah Putih adalah membangun ekosistem ekonomi desa yang lebih kuat, terintegrasi, dan berkelanjutan.


Melalui program tersebut, pemerintah ingin memastikan distribusi pupuk kepada petani berjalan lebih baik, hasil pertanian terserap pasar, akses pembiayaan masyarakat semakin mudah, serta ketergantungan terhadap rentenir dapat ditekan.


"Dengan adanya Koperasi Desa Merah Putih, distribusi pupuk kepada petani menjadi lebih jelas. Kemudian ketika petani menghasilkan produk pertanian, tersedia sarana untuk mengangkut hasil panen ke koperasi," jelasnya.


Dony menambahkan, hasil pertanian yang dihimpun koperasi nantinya akan diserap melalui kerja sama dengan Bulog, sehingga koperasi dapat berfungsi sebagai perpanjangan tangan negara dalam menyerap hasil produksi masyarakat.


"Setelah itu akan ada pihak yang menyerap hasil tersebut, yaitu melalui kerja sama dengan Bulog," katanya.


Selain menjadi pusat distribusi dan pemasaran hasil pertanian, koperasi juga akan menjalankan fungsi simpan pinjam guna menyediakan akses pembiayaan yang lebih murah bagi masyarakat desa.


Pemerintah, lanjut Dony, telah menyiapkan skema kredit berbunga rendah yang akan disalurkan melalui jaringan koperasi desa dengan melibatkan Permodalan Nasional Madani (PNM).


"Nantinya PNM akan memanfaatkan jaringan koperasi desa untuk menyalurkan kredit kepada masyarakat desa dengan bunga yang jauh lebih rendah," ujarnya.


Ia menyebut Presiden telah mengarahkan agar bunga kredit yang sebelumnya dapat mencapai sekitar 24 persen diturunkan menjadi sekitar 8 persen sehingga lebih terjangkau bagi masyarakat.


Untuk memastikan program berjalan optimal, pemerintah juga akan memberikan dukungan pada tahap awal operasional koperasi, termasuk menempatkan manajer-manajer profesional yang telah dipilih dan mendapatkan pelatihan selama dua tahun pertama.


Karena itu, Dony menegaskan bahwa program Koperasi Desa Merah Putih tidak akan mengganggu kinerja maupun orientasi bisnis Danantara sebagai entitas komersial.


"Danantara tetap menjalankan fungsi utamanya sebagai entitas komersial, sementara penugasan pemerintah dibiayai oleh negara sesuai ketentuan yang berlaku," tegasnya. (***)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update
Selamat datang di Website SAGA NEWS, Terima kasih telah berkunjung