Prosesi wisuda yang berlangsung khidmat dan sukses tersebut menjadi momentum bersejarah bagi para wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan pendidikan dari berbagai program studi. Sebanyak 142 lulusan berasal dari Fakultas Kesehatan, 127 lulusan dari Fakultas Farmasi, serta dua lulusan dari Fakultas Bisnis, Ekonomi dan Ilmu Sosial.
Mengusung tema “Satu Langkah Telah Berhasil Dituntaskan, Ribuan Mimpi Siap Diwujudkan”, UPERTIS mengajak para lulusan untuk terus melangkah, berkarya, serta menjadi kebanggaan keluarga, almamater, dan masyarakat.
Rektor UPERTIS, Dr. Yaslina, M.Kep., Ns., Sp.Kep.Kom, menegaskan bahwa pencapaian para lulusan hari ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, inovatif, dan berdaya saing global.
Menurut Yaslina, UPERTIS terus memperkuat berbagai kerja sama strategis dengan institusi pendidikan, dunia usaha, rumah sakit, organisasi profesi, serta berbagai mitra di dalam dan luar negeri guna menunjang pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.
“Universitas Perintis Indonesia terus berkomitmen mewujudkan visi menjadi universitas yang menguasai IPTEK, inovatif, berkarakter, dan berdaya saing internasional pada tahun 2045. Berbagai kolaborasi dan kerja sama yang dibangun menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Yaslina.
Hingga saat ini, UPERTIS telah melahirkan 14.306 alumni, termasuk tambahan 269 lulusan pada periode wisuda kali ini. Para alumni tersebut telah berkiprah di berbagai daerah di Indonesia maupun di sejumlah negara seperti Kuwait, Jepang, Belanda, Amerika Serikat, Arab Saudi, dan negara lainnya.
Di bawah kepemimpinan Yaslina, UPERTIS juga terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Saat ini kampus tersebut memiliki sekitar 2.499 mahasiswa dan didukung oleh 116 dosen, terdiri dari 17 dosen bergelar doktor (S3) dan 99 dosen bergelar magister (S2).
Menariknya, hampir separuh dosen UPERTIS tengah melanjutkan pendidikan doktoral. Sebanyak 30 dosen memperoleh pembiayaan dari yayasan, sementara lima dosen mendapatkan beasiswa dari pemerintah. Dari sisi jabatan akademik, UPERTIS kini memiliki satu profesor dan dua lektor kepala.
Selain peningkatan kualitas dosen, tingkat kelulusan tepat waktu mahasiswa juga mencapai sekitar 80 persen, menunjukkan komitmen kampus dalam menjaga mutu pendidikan.
Pada wisuda kali ini, sejumlah lulusan berhasil meraih prestasi akademik membanggakan dengan capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) nyaris sempurna. Di antaranya Selvirianof dengan IPK 4,00 dari Program RPL, M. Iqbal dengan IPK 4,00 dari Program Studi Ners, serta sejumlah lulusan lainnya yang berhasil meraih IPK 4,00 dari berbagai program studi kesehatan dan profesi.
Prosesi wisuda turut dihadiri Kepala LLDIKTI Wilayah X, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, pimpinan rumah sakit, organisasi profesi kesehatan, pimpinan institusi pendidikan, jajaran senat dan pimpinan UPERTIS, serta para orang tua dan keluarga wisudawan.
Melalui perluasan kerja sama dengan berbagai institusi di dalam dan luar negeri serta peningkatan kualitas sumber daya manusia, UPERTIS terus memantapkan langkah sebagai perguruan tinggi yang siap bersaing di tingkat internasional sekaligus berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.(edril)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar