Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Asisten Operasi (Asops) dan Komandan Satrol Kodaeral II. Uji kompetensi ini merupakan bagian dari proses penilaian kelayakan bagi para Komandan KRI, khususnya Dan KRI Kala Hitam dan Dan KRI Kurau, dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di laut.
Sebelum pelaksanaan praktik, para peserta menjalani uji tertulis untuk mengukur pengetahuan taktis dan strategis. Selanjutnya, mereka melaksanakan uji praktik berlayar, yang disaksikan langsung oleh Korsahli Dankodaeral II dan tim penilai.
Dalam sesi praktik, para Komandan KRI menunjukkan kemampuan dalam pengoperasian kapal, manuver laut, serta pengambilan keputusan cepat di medan operasi. Evaluasi ini bertujuan memastikan bahwa setiap Komandan KRI memiliki kompetensi komando yang mumpuni dan siap melaksanakan operasi laut secara profesional.
“Seorang Komandan Kapal Perang harus memahami tugas dan fungsi secara menyeluruh, mulai dari aspek teknis, taktis, hingga kepemimpinan. Ini merupakan tuntutan yang wajib dipenuhi untuk menjaga kesiapan operasional unsur-unsur KRI,” ujar Kolonel Laut (P) Jan Lucky Boy.
Dengan kegiatan ini, Kodaeral II berharap seluruh unsur di bawah jajaran Satrol semakin solid dan mampu menjawab tantangan tugas dalam menjaga keamanan laut nasional.
(Dispen Kodaeral II)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar