Perumda AM Padang mengantongi sertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal. Perusahaan juga meluncurkan layanan Call Center 1500030 guna menampung keluhan pelanggan terkait pelayanan air minum.
Penyerahan sertifikat halal sekaligus peresmian call center berlangsung Kamis siang (5/3/2026) di kantor pusat Perumda AM Padang. Kegiatan ini dihadiri Kuasa Pemilik Modal sekaligus Wali Kota Padang, jajaran direksi, serta dewan pengawas.
Direktur Utama Perumda AM Padang Hendra Pebrizal menyebut Perumda AM Padang menjadi satu-satunya PDAM di Sumatera yang mengantongi sertifikat halal.
“Kita satu-satunya PDAM di Sumatera yang baru mendapat sertifikat dan label halal untuk produk air minum. Ini sebuah capaian dan kebanggaan serta bisa menjadi contoh bagi perusahaan sejenis,” ujar Hendra Pebrizal.
Ia menilai capaian ini sejalan dengan program pemerintah dalam mendorong pelaku usaha naik kelas melalui jaminan produk halal.
Hendra menjelaskan proses memperoleh sertifikasi halal tidak mudah. Tim BPJPH melakukan pengujian selama sekitar empat bulan sebelum menetapkan kelayakan produk air minum Perumda AM Padang.
“BPJPH melakukan pengecekan di 15 sumber air, sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk sertifikasi,” cetus Hendra Pebrizal.
Selain sertifikasi halal, Perumda AM Padang meluncurkan Call Center 1500030. Layanan ini beroperasi pada hari kerja untuk menerima pengaduan pelanggan. Perusahaan juga memiliki aplikasi Kaba Aia yang terhubung dengan media sosial sehingga petugas dapat merespons laporan masyarakat.
“Saat ini sekitar 80 persen pelanggan sudah membayar tagihan melalui e-commerce dan layanan online bank yang bekerja sama. Hanya 20 persen pelanggan yang datang ke kantor untuk membayar tagihan air,” terang Hendra Pebrizal.
Ia juga menjelaskan perkembangan pelayanan setelah banjir bandang beberapa bulan lalu. Hendra menyebut layanan Perumda AM Padang telah pulih hingga 99,9 persen.
Sebanyak 141 pelanggan masih belum menerima suplai air. Perumda AM Padang tetap menyalurkan air bersih menggunakan mobil tangki dari sumber IPA Palukahan dan IPA Sikayan sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan.
Kepala BPJPH wilayah Sumbar, Riau, Kepri, dan Jambi Ikrar Abdi menyatakan lembaganya memfasilitasi pelaku usaha mikro dan kecil memperoleh sertifikat halal guna meningkatkan daya saing produk.
“Air yang terbilang susah untuk menunjang produk halal, saat ini Kota Padang telah memilikinya. Tidak ada alasan bagi pelaku UMKM untuk naik kelas, karena Perumda AM Padang telah menjamin kehalalan air bagi pelanggan dan masyarakat,” ungkap Ikrar Abdi.
Wali Kota Padang Fadly Amran mengapresiasi dua capaian Perumda AM Padang. Ia menilai keberhasilan menghadirkan air bersertifikat halal menjadi langkah penting bagi penguatan sektor usaha.
“Mudah-mudahan diikuti oleh proses dan cara kerja sehingga menjadi penunjang bagi UMKM dan usaha mikro untuk naik kelas,” ungkap Fadly Amran.
Ia juga memuji peluncuran Call Center 1500030 sebagai langkah meningkatkan profesionalitas pelayanan.
“Dengan hadirnya call center premium ini diharapkan bisa menjadi penunjang dalam menghadirkan pelayanan prima. Sertifikasi halal juga penting dalam mendukung Kota Padang sebagai Kota Gastronomi,” ungkap Fadly Amran.
Wali Kota menyebut ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan Perumda AM Padang terus meningkat. Ia meminta jajaran direksi, dewan pengawas, serta karyawan menjawab tantangan tersebut melalui kerja nyata dan pelayanan optimal.(**)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar