Notification

×

Iklan

BERITA

Dony Oskaria Soroti Peran Pelabuhan Teluk Bayur Tekan Biaya Logistik Sumbar

Sabtu, 21 Februari 2026 | Februari 21, 2026 WIB Last Updated 2026-02-21T15:19:43Z

Padang – Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menyoroti pentingnya penguatan sistem logistik sebagai kunci mendorong pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat saat meninjau operasional Pelabuhan Teluk Bayur, Jumat (20/2/2026). Pelabuhan utama di pesisir barat Sumatera itu dinilai memiliki peran strategis dalam menekan biaya distribusi sekaligus memperkuat konektivitas ekonomi regional.


Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Arif Suhartono menyambut kedatangan Dony Oskaria bersama jajaran manajemen Pelindo. Turut hadir Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Kapolda Sumatera Barat, serta pejabat daerah dan pimpinan BUMN lintas sektor.


Dalam peninjauan tersebut, Dony Oskaria mengecek kesiapan infrastruktur dan layanan kepelabuhanan guna memastikan arus logistik dan distribusi barang berjalan efisien. Ia menilai Pelabuhan Teluk Bayur memiliki posisi penting sebagai simpul perdagangan yang menghubungkan aktivitas ekonomi daerah dengan jaringan logistik nasional.


Sementara itu, Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono menjelaskan bahwa perusahaan telah menerapkan transformasi digital pada layanan terminal peti kemas. Langkah tersebut bertujuan meningkatkan kualitas data, transparansi proses, serta efisiensi pelayanan kepada pelanggan sehingga proses logistik menjadi lebih cepat dan kompetitif.


Sejalan dengan itu, Dony Oskaria menegaskan bahwa efisiensi logistik harus berjalan beriringan dengan pertumbuhan sektor industri daerah.


“Penurunan biaya logistik harus diikuti dengan pertumbuhan industri di Sumatera Barat, sehingga arus barang masuk dan keluar pelabuhan bisa seimbang,” ujar Dony Oskaria.


Selain meninjau operasional pelabuhan, ia juga menyampaikan dukungan terhadap rencana penataan Pelabuhan Muaro Padang sebagai bagian dari penguatan sistem logistik terpadu. Menurutnya, pelabuhan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi laut, tetapi juga memiliki potensi menjadi pusat ekonomi baru.


“Pelabuhan tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga dapat berkembang sebagai ruang ekonomi dan pariwisata yang mendorong aktivitas UMKM serta memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” jelasnya.


General Manager Pelindo Regional 2 Teluk Bayur, Ferrial Dunan Sidabutar, menilai momentum tersebut penting untuk memperkuat posisi pelabuhan sebagai gerbang logistik utama Sumatera Barat.


“Pelabuhan Teluk Bayur memiliki posisi penting dalam mendukung rantai pasok dan distribusi logistik daerah. Melalui momentum ini, diharapkan terbangun kolaborasi konkret untuk meningkatkan efisiensi layanan dan konektivitas logistik,” ujarnya.


Kegiatan di Pelabuhan Teluk Bayur menjadi bagian dari rangkaian agenda Danantara di Sumatera Barat pada 19–20 Februari 2026 yang mencakup peninjauan proyek infrastruktur, kawasan hunian pascabencana, serta pembangunan fasilitas pendidikan guna mempercepat pembangunan daerah secara berkelanjutan. (***)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update
Selamat datang di Website SAGA NEWS, Terima kasih telah berkunjung