Dengan tambahan ini, total alumni yang telah dilahirkan kampus tersebut mencapai 26.041 orang.
“Lulusan magister ini sudah menunjukkan capaian kompetensi sesuai prodi. Dan capaian ini adalah bukti bahwa UPGRISBA tidak hanya meluluskan, tapi memastikan lulusan siap pakai dan siap bersaing,” tegas Prof Ansofino.
Tiga program Pascasarjana tersebut masing-masing menghasilkan empat lulusan dengan kompetensi berbeda dan spesifik:
-Program Studi Humanitas kompetensi analisis kebijakan publik.
-Program Studi Lingkungan kompetensi auditor lingkungan.
-Program Studi Pendidikan Guru Vokasi kompetensi Internet of Things (IoT)
Dalam prosesi ini juga diumumkan sebanyak 13 lulusan terbaik yang menerima penghargaan akademik. UPGRISBA saat ini memiliki 19 program sarjana, 3 program magister, dan 1 program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Sejumlah prodi telah meraih akreditasi “Unggul” maupun “Baik Sekali”.
Prosesi wisuda dihadiri oleh Ketua Umum PB PGRI Prof. Dr. Unifah Rosyidi, Ketua BPLP PB PGRI Prof. Dr. Supardi, pimpinan LLDIKTI, pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta, Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, jajaran wakil rektor, senat, lembaga kemahasiswaan, orang tua dan keluarga wisudawan.
Wisuda ini sekaligus menjadi penguatan posisi UPGRISBA sebagai salah satu kampus strategis nasional yang terus memperluas kontribusi akademik dan profesional di sektor pendidikan, kebijakan, lingkungan, hingga teknologi berbasis IoT.(ed)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar